<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection:</title>
  <link rel="alternate" href="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1441" />
  <subtitle />
  <id>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1441</id>
  <updated>2026-04-25T17:33:04Z</updated>
  <dc:date>2026-04-25T17:33:04Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Pengaruh Variasi Jarak Bukaan Katup Aliran Udara Pada Saluran Masuk Venturi Terhadap Kecepatan Aliran Subsonik Air Flow Bench</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1658" />
    <author>
      <name>Jemadu, Fabianus</name>
    </author>
    <id>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1658</id>
    <updated>2022-11-22T01:24:15Z</updated>
    <published>2011-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Pengaruh Variasi Jarak Bukaan Katup Aliran Udara Pada Saluran Masuk Venturi Terhadap Kecepatan Aliran Subsonik Air Flow Bench
Authors: Jemadu, Fabianus
Abstract: Penerapan aplikasi udara pada saluran masuk venturi banyak digunakan&#xD;
untuk menghitung laju aliran udara. Dimana pada peralatan tersebut terdapat&#xD;
fluida udara yang melewati saluran venturi. Jika udara melewati saluran venturi&#xD;
dan sebagian melewati bukaan katup maka udara akan mengalami perubahan&#xD;
kecepatan.&#xD;
Dalam skripsi ini telah dilakukan sebuah eksperimen bagaimana kecepatan&#xD;
aliran udara, nilai angka mach, dan tekanan yang terjadi pada saluran venturimeter&#xD;
akibat pengaruh variasi jarak bukaan katup aliran udara. Dengan memperhatikan&#xD;
uraian diatas maka fluida yang digunakan adalah fluida inkompresibel karena&#xD;
mempunyai densitas yang relatif kecil dan aliran dianggap tunak.&#xD;
Dengan semakin dekatnya aliran memasuki saluran venturimeter yang&#xD;
berbentuk konvergen maka nilai kecepatan, angka mach, dan tekanan akan&#xD;
semakin meningkat dan akan turun kembali pada saluran divergen. Hal ini terjadi&#xD;
karena aliran fluida melewati perubahan luas penampang. Dilihat dari bilangan&#xD;
atau angka machnya maka aliran ini adalah subsonik yang mempunyai harga lebih&#xD;
kecil dari 0,3 yaitu 0,0232, untuk kecepatan sebesar 347,854 m/s, dan tekanannya&#xD;
19,62 N/m2&#xD;
Kesimpulan yang diperoleh dari pengujian dan perhitungan data dengan&#xD;
memakai variasi bukaan katup aliran udara adalah kecepatan dan tekanan yang&#xD;
terjadi makin besar setelah memasuki saluran konvergen, begitu pula angka&#xD;
machnya</summary>
    <dc:date>2011-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

