<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/252">
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/252</link>
    <description />
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/253" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-04-25T09:42:20Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/253">
    <title>Analisis perlakuan alkali serat rumput payung (Cyperus Alternifolius) terhadap kekuatan lentur plafon komposit dengan matrix epoxy</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/253</link>
    <description>Title: Analisis perlakuan alkali serat rumput payung (Cyperus Alternifolius) terhadap kekuatan lentur plafon komposit dengan matrix epoxy
Authors: Situmorang, Ellyn Monica
Abstract: Komposit adalah gabungan dari dua material yang berbeda atau lebih,&#xD;
terdapat berbagai macam komposit yang dapat digunakan dalam pembangunan&#xD;
konstruksi yang salah satunya adalah komposit serat. Serat rumput payung&#xD;
(Cyperus Alternifolius) atau yang biasa disebut dengan rumput payung lembang&#xD;
dapat dengan mudah ditemui di pinggiran sungai atau got sehingga dapat dinamai&#xD;
dengan tanaman semi basah, rumput payung memiliki tangkai yang ulet sehingga&#xD;
dapat diperkirakan memiliki perilaku mekanik yang bagus untuk diaplikasikan&#xD;
sebagai material komposit. Rumput payung memiliki struktur lignin yang dapat&#xD;
mengurangi nilai lekat matrix epoxy pada serat, sehingga perlu direndam dengan&#xD;
Alkali NaOH dengan variasi perendaman 0 jam; 1 jam; 2 jam dan 3 jam dengan&#xD;
konsentrasi 5%. Sample benda uji dibuat sesuai dengan ASTM (C367/367M – 09)&#xD;
dengan tebal rencana 5 mm, dalam penelitian ini didapatkan nilai MOR terbesar&#xD;
dengan rata-rata 1,9 N/mm&#xD;
 berlawanan serat dengan variasi tanpa perendaman&#xD;
atau 0 jam.</description>
    <dc:date>2018-06-09T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

