<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/405</link>
    <description />
    <pubDate>Sun, 26 Apr 2026 21:08:08 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-04-26T21:08:08Z</dc:date>
    <item>
      <title>Pengaruh Variasi Putaran Roll Press Terhadap Kekuatan Tarik Dan Struktur Mikro Rumput Payung (Cyperus Alternifolius)</title>
      <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1156</link>
      <description>Title: Pengaruh Variasi Putaran Roll Press Terhadap Kekuatan Tarik Dan Struktur Mikro Rumput Payung (Cyperus Alternifolius)
Authors: Maryanto, D. Dian
Abstract: Material komposit saat ini banyak dikembangkan menjadi material baru untuk berbagai&#xD;
keperluan. Perlakuan awal serat sebagai bahan baku komposit mutlak diperlukan untuk&#xD;
meningkatkan kualitas komposit. Rumput payung (Cyperus Alternifolius) dalam keadaan&#xD;
utuh perlu mendapat perlakuan roll press agar mempercepat proses pembuatan bahan&#xD;
komposit untuk mengurangi kadar dan membuat ketebalan rumput payung menjadi pipih&#xD;
agar menjadi serat. Mesin Roll press menjadi alat produksi pembuatan serat rumput&#xD;
payung. Desain daya penggerak dan perhitungan kapasitas sangat menentukan untuk&#xD;
memenuhi persyaratan rumput payung dalam membuat serat bahan komposit. Desain&#xD;
mesin terutama bagian putaran roll dibuat fleksibel dengan maksud agar ketebalan&#xD;
rumput payung menjadi ideal tanpa merusak serat. Putaran mesin roll press rancang&#xD;
bangun terdiri atas 4 variasi putaran (172 rpm, 197 rpm, 233 rpm, 280 rpm) dengan&#xD;
pembebanan (15kg). Perlakuan variasi putaran untuk mengetahui seberapa besar&#xD;
pengaruh putaran terhadap kuat tarik serat dari masing-masing spesimen tersebut.&#xD;
Hasil penelitian menunjukkan pengaruh variasi putaran roll press, berpengaruh pada&#xD;
konstan dan tidaknya pembebanan yang diterima rumput payung. Pada putaran yang&#xD;
relatif rendah pembebanan konstan dan merata. Variasi putaran mempengaruhi kuat tarik&#xD;
dan catat pada serat rumput payung. Pada putaran 233 rpm dan 280 rpm putaran&#xD;
kondisinya tidak konstan. Pada putaran 172 rpm, putaran dalam keadaan konstan.&#xD;
Putaran 172 rpm relatif rendah dengan pembebanan 15 kg yang berakibat rumput payung&#xD;
terlalu lama menerima beban dan hasil seratnya ada beberapa yang cacat.&#xD;
Hasil yang paling ideal pada putaran 197 rpm hal ini ditunjukkan dengan kuat tariknya&#xD;
terbesar yaitu 8,113686 Mpa. Data pendukung lain dari foto mikro menunjukkan patahan&#xD;
serat rata dan putusnya serat rata-rata berada pada posisi tengah</description>
      <pubDate>Fri, 01 Jan 2016 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1156</guid>
      <dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>Perencanaan Mesin Roll Press Untuk Mengolah Rumput Payung (Cyperus Alternifolius) Sebagai Filler Material Komposit</title>
      <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1154</link>
      <description>Title: Perencanaan Mesin Roll Press Untuk Mengolah Rumput Payung (Cyperus Alternifolius) Sebagai Filler Material Komposit
Authors: Wahyudi, Ali Rahmanullah
Abstract: Perkembangan material komposit telah menjadi isu dunia dalam bidang&#xD;
material teknik saat ini. Material komposit adalah pencampuran/pengabungan&#xD;
sekurangnya dua material yang berbeda fasa dan strktur mikroskopiknya, material&#xD;
komposit terdiri dari bahan penyusun dan bahan yang mengisolasi bahan lain.&#xD;
Dalam penelitian ini, peneliti akan memanfaatkan tanaman rumput payung&#xD;
(cyperus alternifolius) sebagai bahan baku utama yang akan digunakan sebagai&#xD;
filler. Untuk mendapatkan serat diperlukan alat pemipih, alat pemipih yang&#xD;
digunakan dalam penelitian terdahulu menggunakan alat penggiling mie yang&#xD;
bekerja secara manual. Hasil pemipihan menggunakan proses manual kapasitas,&#xD;
kecepatan dan hasil pemipihan kurang baik. Pemipihan rumput payung dilakukan&#xD;
dengan tujuan untuk mengurangi kadar air di dalam rumput payung tersebut&#xD;
sehingga rumput payung yang pipih akan cepat dikeringkan di bawah sinar&#xD;
matahari. Proses pemipihan yang baik akan mempercepat proses pengeringan,&#xD;
karakteristik dan sifat mekanik dari rumput payung tidak mengalami&#xD;
cacat/kerusakan. Maka perlu didesain sebuah alat untuk memipihkan rumput&#xD;
payung yang mempunyai kaulifikasi tersebut di atas, peningkatan kualitas&#xD;
produksi, dan mengubah proses manual menjadi otomatis. Berkenaan hal tersebut&#xD;
kami menentukan topik ―Perencnaan Alat Roll Press untuk Mengolah Batang&#xD;
Tanaman Rumput Payung (Cyperus Alternifolius) menjadi Serat Bahan Baku&#xD;
Komposit‖.&#xD;
Metode dalam pembuatan mesin Roll Press ini, penulis mendesain,&#xD;
merencanakan, menghitung komponen-komponen utama berkenaan dengan daya&#xD;
motor, dimensi poros Roll Press, pasak, bantalan, pully, dan Roll Press. Hasil&#xD;
perhitungan komponen-komponen utama dan disesuaikan dengan kondisi atau&#xD;
keadaan alat-alat yang tersedia dilapangan/standart komponen atau bahan. Hasil&#xD;
perancangan adalah desain dan gambar kerja produk alat/mesin pengerol press&#xD;
rumput payung. Gambar kerja terdiri dari: gambar kerja rangka dan bagianbagiannya. Mesin pengerol pres ini mempunyai spesifikasi antara lain: berdimensi&#xD;
600 x 320 x 1200 mm. mempunyai daya penggerak motor listrik 1/2 PK,&#xD;
menggunakan sistim elektrik sebagai pembalik arah putaran motor listrik, sistem&#xD;
transmisi menggunakan puli dan V-Belt.&#xD;
Mesin roll press hasil rancang bangun dengan spesifikasi tersebut di atas&#xD;
bekerja dengan baik untuk memipihkan rumput payung pada putaran 200 rpm,&#xD;
pembebanan 10 kg dan kapasitasnya 117 kg/menit. Pada keadaan ini proses&#xD;
pemipihan berjalan dengan baik/lancar sehingga hasil pemipihan rumput payung&#xD;
tidak mengalami cacat/kerusakan.</description>
      <pubDate>Fri, 01 Jan 2016 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1154</guid>
      <dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>Pengaruh Posisi Filler Pada Mixer Terhadap Keseragaman Hasil Proses Mixing</title>
      <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1152</link>
      <description>Title: Pengaruh Posisi Filler Pada Mixer Terhadap Keseragaman Hasil Proses Mixing
Authors: Wiyoga, Christian Patris
Abstract: Komposit terdiri dari suatu bahan utama (matrix-matrix) dan suatu jenis&#xD;
penguatan (reinforcement) yang ditambahkan untuk meningkatkan kekuatan dan&#xD;
kekakuan matrix. Komposit merupakan teknologi rekayasa material yang banyak&#xD;
dikembangkan karena material komposit mampu menggabungkan beberapa sifat&#xD;
material yang berbeda karakteristiknya menjadi sifat baru dan sesuai dengan&#xD;
desain yang direncanakan. Mixing merupakan proses pencampuran suatu operasi&#xD;
yang dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi ketidaksamaan komposisi suhu&#xD;
atau sifat lain yang terdapat dalam suatu bahan. Tujuan penelitian ini untuk&#xD;
mendapatkan hasil yang sempurna dari pencampuran dan pengadukan material&#xD;
komposit. Metode Penelitian yang digunakan dalam skripsi ini yaitu&#xD;
menggunakan metode literatur pengumpulan data dan menggunakan studi&#xD;
eksperimental atau metode pengujian. Dalam studi pengujian ini alat yang&#xD;
digunakan yaitu mesin las, mesin roll plat besi,gunting, dan mesin roll rumput&#xD;
payung. Bahan mesin yang digunakan antara lain motor DC, Bearing, Power&#xD;
suplay (24 volt 5 ampere).Bahan Uji yang digunakan yaitu rumput payung, semen&#xD;
dan pasir. Terdapat tiga percobaan dengan rentang waktu mixing yang berbeda&#xD;
yang menunjukkan keberagaman output dalam menentukan hasil yang terbaik.&#xD;
Variabel konstanta yang digunakan adalah putaran motor DC dengan kecepatan&#xD;
48 rpm.</description>
      <pubDate>Fri, 01 Jan 2016 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1152</guid>
      <dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>Pengaruh Putaran Screw Terhadap Kepadatan Slurry Komposit Semen, Pasir Dan Rumput Payung</title>
      <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1142</link>
      <description>Title: Pengaruh Putaran Screw Terhadap Kepadatan Slurry Komposit Semen, Pasir Dan Rumput Payung
Authors: Mbou, Ade Christian Reku
Abstract: Teknologi komposit semakin dikembangkan dan banyak dimanfaatkan,salah&#xD;
satunya untuk interior mobil listrik, body mobil, bahan pelapis interior bangunan.&#xD;
Serat alam merupakan bahan penguat untuk komposit yang memiliki ciri fisik&#xD;
yang bervariasi. Salah satu bahan yang dapat memenuhi hal tersebut adalah&#xD;
produk komposit berpenguat serat dengan memanfaatkan serat rumput payung&#xD;
(Cyperus alternifolius) sebagai penguat (filler) dan semen sebagai matrik.&#xD;
Pemanfaatkan teknologi cetak menggunakan teknik 3D printing sebagai salah satu&#xD;
alternatif untuk membuat/mencetak produk-produk komposit. Pada penelitian ini&#xD;
peneliti merancang pompa screw yang berfungsi untuk memindahkan bahan&#xD;
komposit dari mesin pengaduk bahan komposit ke dalam mesin cetak 3D printing&#xD;
agar mendapat hasil yang merata dan padat. Dari pompa screw ini akan diteliti&#xD;
pengaruh putaran screw terhadap kepadatan slurry komposit semen, pasir dan&#xD;
rumput payung. Komposisi campuran yaitu semen 4 kg dengan rumput payung&#xD;
1,3 kg. Proses pencampuran bahan dari semen, pasir, air, dan rumput payung di&#xD;
campur secara manual,kemudian di tuangkan ke dalam pompa screw ini. Slurry&#xD;
akan keluar melewati slang fleksibel dan di printkan secara garis lurus. Putaran&#xD;
pada screw akan di variasikan dengan beberapa variasi yaitu 480 dan 900 Rpm.&#xD;
Setiap variasi putaran akan di ambil tiga sampel untuk di ketahui berat, volume,&#xD;
dan struktur mikro. Kerapatan slurry komposit dengan putaran 480 Rpm sama&#xD;
dengan kerapatan slurry komposit dengan putaran 900 Rpm yaitu 0,694.&#xD;
Pengamatan dengan menggunakan microskop digital didapatkan hasil yang&#xD;
berbeda yaitu kepadatan slurry komposit dengan putaran 900 Rpm yang lebih&#xD;
baik.</description>
      <pubDate>Fri, 01 Jan 2016 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1142</guid>
      <dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

