<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection:</title>
  <link rel="alternate" href="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/260" />
  <subtitle />
  <id>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/260</id>
  <updated>2026-04-24T16:41:30Z</updated>
  <dc:date>2026-04-24T16:41:30Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Analisis variasi tekanan kompresor 2 BAR, 3 BAR, dan 4 BAR pada proses pelapisan serbuk karbon pada permukaan aluminium 2025 terhadap nilai kekerasan</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/316" />
    <author>
      <name>Triatmojo, Wiwit Wisnu</name>
    </author>
    <id>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/316</id>
    <updated>2021-03-29T05:10:52Z</updated>
    <published>2018-06-08T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Analisis variasi tekanan kompresor 2 BAR, 3 BAR, dan 4 BAR pada proses pelapisan serbuk karbon pada permukaan aluminium 2025 terhadap nilai kekerasan
Authors: Triatmojo, Wiwit Wisnu
Abstract: Aluminium digunakan untuk berbagai macam aplikasi. Sifat aluminium &#xD;
lunak dan tidak kuat, sehingga perlu ditingkatkan nilai kekerasannya agar umur&#xD;
pemakaian aluminium lebih lama. Penggunaan secara umum material aluminium&#xD;
adalah untuk peralatan memasak, karena aluminium memiliki konduktivitas panas&#xD;
yang sangat tinggi. Pada  penelitian ini, peneliti ingin memanfaatkan karbon dari&#xD;
cangkang kelapa untuk meningkatkan konduktivitas panas dan kekerasan pada&#xD;
aluminium dengan cara dilapisi, karena karbon dari cangkang kelapa memiliki&#xD;
konduktivitas panas dan kekerasan yang tinggi.&#xD;
Penelitian ini menggunakan bahan aluminium 2025 yang  dipotong dengan&#xD;
ukuran 30 x 30 x 5 mm dibersihkan permukaanya kemudian dipanaskan pada&#xD;
temperatur 450&#xD;
o&#xD;
 dan ditahan selama 5 menit kemudian serbuk disemprotkan&#xD;
melalui nosel dengan bantuan kompresor dengan tekanan 2, 3 dan 4 bar dan&#xD;
kemudian didinginkan. Aluminium yang telah dilapisi kemudian diuji kekerasan&#xD;
(Rockwell, uji SEM dan pengamatan melalui foto mikro).&#xD;
Hasil variasi tekanan kompresor pada proses pelapisan serbuk karbon ke&#xD;
permukaan aluminium pada tekanan 2 bar menghasilkan kekerasan sebesar 20,67&#xD;
HRH, proses pelapisan pada tekanan 3 bar menghasilkan kekerasan sebesar 24,33&#xD;
HRH dan proses pelapisan pada tekanan 4 bar menghasilkan kekerasan sebesar&#xD;
31,33 HRH. Tekanan kompersor yang lebih efektif untuk melapisi permukaan&#xD;
aluminium adalah pada tekanan 4 bar, karena pada tekanan tersebut serbuk karbon&#xD;
menempel lebih kuat dan nilai kekerasannya lebih tinggi.</summary>
    <dc:date>2018-06-08T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Pemanfaatan limbah polyethylene terephthalate sebagai matrik material komposit serat rumput payung dengan variasi komposisi matrik terhadap kekuatan tekan dan kekerasan</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/315" />
    <author>
      <name>Febriano, Martinus Fajar</name>
    </author>
    <id>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/315</id>
    <updated>2021-03-29T05:11:05Z</updated>
    <published>2018-06-08T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Pemanfaatan limbah polyethylene terephthalate sebagai matrik material komposit serat rumput payung dengan variasi komposisi matrik terhadap kekuatan tekan dan kekerasan
Authors: Febriano, Martinus Fajar
Abstract: Material komposit adalah suatu jenis bahan baru hasil jenis rekayasa yang&#xD;
terdiri dari dua atau lebih bahan dimana sifat masing-masing bahan berbeda satu&#xD;
sama lainnya baik itu sifat kimia maupun fisikanya dipadukan. Material komposit&#xD;
dibentuk agar dapat memperbaiki sifat mekanik ataupun sifat spesifik,&#xD;
memudahkan untuk melakukan desain dan menjadikan bahan lebih ringan.&#xD;
Pada penelitian ini dilakukan proses pemaduan limbah plastik polyethylene&#xD;
terephthalate (PET) dan serat rumput payung dengan cara plastik PET dicairkan&#xD;
menggunakan dapur api dengan temperatur 189&#xD;
C kemudian dicampur dengan&#xD;
serat rumput payung kemudian ditekan pada sebuah cetakan. Penelitian ini&#xD;
menggunakan variasi komposisi dari serat rumput payung dan plastik PET yaitu&#xD;
1:22, 1:20, dan 1:18. Kemudian spesimen diuji menggunakan mesin uji kekuatan&#xD;
tekan  dan uji kekerasan dengan hasil nilai beban maksimum untuk PET K20 σ&#xD;
rata-rata = 54,826 Mpa, PET K19 σ rata-rata = 46,964 Mpa, PET K19 σ rata-rata&#xD;
= 31,739 Mpa. Nilai kekerasan untuk PET K20 x rata-rata = 29,16 HRH, PET K19&#xD;
x rata-rata = 20,33 HRH, PET K19 x rata-rata = 13,5 HRH. Pada penelitian ini&#xD;
semakin banyak plastik PET yang digunakan maka semakin besar nilai kekuatan&#xD;
tekan maksimum dan nilai kekerasan material komposit tersebut.</summary>
    <dc:date>2018-06-08T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Kaji eksperimental pengaruh variasi temperatur pelapisan karbon 350 c, 400 c,dan 450 c pada aluminium 2025 terhadap sifat termal</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/314" />
    <author>
      <name>Siswanto, Isodorus Teguh</name>
    </author>
    <id>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/314</id>
    <updated>2021-03-29T05:11:18Z</updated>
    <published>2018-05-31T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Kaji eksperimental pengaruh variasi temperatur pelapisan karbon 350 c, 400 c,dan 450 c pada aluminium 2025 terhadap sifat termal
Authors: Siswanto, Isodorus Teguh
Abstract: Aluminium merupakan salah satu logam yang melimpah pada kerak bumi. &#xD;
Aluminium memiliki sifat ringan, mudah dibentuk, tidak beracun dan tahan&#xD;
terhadap korosi, akan tetapi dalam aplikasi kapasitas kalor masih memerlukan&#xD;
peningkatan. Untuk meningkatkan nilai kapasaitas kalor pada aluminium perlu&#xD;
dikombinasi dengan material lainnya contohnya adalah karbon. Karbon mudah&#xD;
didapatkan dan memiliki konduktifitas yang tinggi. &#xD;
 &#xD;
Pada penelitian ini dilakukan proses pelapisan karbon pada permukaan &#xD;
aluminium yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kalor pada material&#xD;
aluminium. Proses pelapisan memanfaatkan titik rekristalisasi aluminium&#xD;
kemudian diinjeksikan dengan serbuk karbon. Jenis aluminium yang digunakan&#xD;
pada penelitian ini adalah aluminium tipe 2025 dengan variasi temperatur titik&#xD;
rekristalisasi 350&#xD;
o&#xD;
o&#xD;
C, 400&#xD;
C, dan 450&#xD;
o&#xD;
C. Pada proses pelapisan permukaan, karbon &#xD;
dengan berat 100 gr diijeksikan dengan tekanan kompresor pada 3 bar.&#xD;
 &#xD;
Hasil dari proses pelapisan karbon pada permukaan aluminium tipe 2025 &#xD;
menunjukkan peningkatan kapasitas kalor dibandingkan aluminium tipe 2025&#xD;
tanpa perlakuan. Kapasitas kalor yang baik terdapat pada spesimen aluminium&#xD;
dengan temperatur pelapisan 450&#xD;
o&#xD;
C. Peningkatan kapasitas kalor sebesar 2,06 &#xD;
o&#xD;
J/Kg&#xD;
C pada posisi A dan 2,38 pada posisi B diikuti dengan banyaknya karbon &#xD;
yang menempel pada permukaan aluminium dengan temperatur 450&#xD;
o&#xD;
C. Selain &#xD;
meningkatkan kapasitas kalor, pelapisan karbon juga berpengaruh pada&#xD;
meningkatnya nilai kekerasan pada spesimen. Meningkatnya kapasitas kalor&#xD;
diikuti dengan meningkatnya nilai kekerasan karena kepadatan struktur pada&#xD;
spesimen akibat pendinginan pada proses pelapisan.</summary>
    <dc:date>2018-05-31T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Analisis variasi temperatur panas 300 c, 400 c dan 500 c pada proses pelapisan karbon permukaan alumunium tipe 2025 terhadap tingkat kekerasan dan struktur mikro</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/313" />
    <author>
      <name>Hendi</name>
    </author>
    <id>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/313</id>
    <updated>2021-03-29T05:11:32Z</updated>
    <published>2018-06-09T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Analisis variasi temperatur panas 300 c, 400 c dan 500 c pada proses pelapisan karbon permukaan alumunium tipe 2025 terhadap tingkat kekerasan dan struktur mikro
Authors: Hendi
Abstract: Karbon merupakan salah satu material yang cukup potensial untuk&#xD;
dikembangkan dalam bidang rekayasa material. Material karbon ada berbagai&#xD;
jenis allotrop (material bentuk karbon yang menyusun struktur ikatannya)&#xD;
diantaranya yaitu grafit, intan, black carbon, dan Carbon Nano Tube (CNT). Pada&#xD;
penelitian ini, peneliti memanfaatkan cangkang kelapa untuk dijadikan serbuk&#xD;
karbon yang akan disemprotkan ke struktur permukaan material aluminium tipe&#xD;
2025. Proses pemanasan aluminium menggunakan tabung reaktor agar struktur&#xD;
permukaan aluminium membuka, maka perlu diteliti/dikaji proses pemanasan dan&#xD;
penahanan pada temperatur panas dan tekanan tertentu. &#xD;
Pada penelitian ini bahan material aluminium tipe 2025. Material&#xD;
aluminium tipe 2025 dipanasi dengan variasi temperatur 300°C, 400°C dan 500°C&#xD;
dengan waktu penahan 5 menit dan tekanan 4 bar. Selanjutnya serbuk karbon&#xD;
disemprotkan lalu di uji kekerasan dan di uji SEM. Hasil kekerasan rata-rata&#xD;
tertinggi dan kekerasan yang efektif adalah pada temperatur 500°C dengan&#xD;
penahan waktu 5 menit dan tekanan 4 bar. Hasil rata-rata kekerasan 29,667 HRH.&#xD;
Hasil pengujian SEM pada struktur permukaan material aluminium tipe 2025&#xD;
dengan temperatur 500°C dengan pembesaran 1000 kali terlihat permukaan&#xD;
aluminium kasar dan terlihat serbuk karbon dengan jumlah banyak masuk ke&#xD;
dalam struktur permukaan dan merata.</summary>
    <dc:date>2018-06-09T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

