<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection:</title>
  <link rel="alternate" href="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/407" />
  <subtitle />
  <id>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/407</id>
  <updated>2026-04-24T22:44:54Z</updated>
  <dc:date>2026-04-24T22:44:54Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Menggunakan Metode Du Pont System Pada Perusahaan Food &amp; Beverage Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei)</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1328" />
    <author>
      <name>Oksileny, Maria</name>
    </author>
    <id>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1328</id>
    <updated>2022-10-19T03:31:21Z</updated>
    <published>2016-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Menggunakan Metode Du Pont System Pada Perusahaan Food &amp; Beverage Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei)
Authors: Oksileny, Maria
Abstract: Perusahaan sebagai organisasi yang berorientasi pada laba/keuntungan&#xD;
menuntut pihak manjemen untuk selalu mengontrol kondisi perusahaan khususnya&#xD;
dari segi keuangan yang bersumber dari efektifitas operasional. Guna melihat dan&#xD;
menilai tingkat efektifitas operasional suatu perusahaan, tidak hanya&#xD;
menggunakan kepekaan dan ketajaman manajer secara kualitatif saja tetapi harus&#xD;
menggunakan metode secara kuantitatif. Salah satu metode kuantitatif yang&#xD;
digunakan untuk menilai kinerja keuangan tingkat efektifitas operasional&#xD;
perusahaan adalah metode Du Pont System. Metode Du Pont System mencakup&#xD;
analisis dari rasio keuangan untuk mendapatkan nilai dari tingkat pengembalian&#xD;
modal. Analisis ini bersifat menyeluruh karena melibatkan perhitungan dan&#xD;
analisis terhadap semua elemen yang terdapat dalam laporan keuangan (Laporan&#xD;
Neraca dan Laporan Laba Rugi perusahaan).&#xD;
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan obyek penelitian&#xD;
pada Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menggunakan sepuluh sampel perusahaan&#xD;
yang bergerak di industri Food &amp; Beverage selama periode lima tahun yaitu 2010&#xD;
– 2014.. Jenis data yang digunakan adalah data kalitatif dan data kuantitatif.&#xD;
Sumber data yang digunakan adalah data sekunder dari BEI yang diperoleh&#xD;
melalui Pojok Bursa Efek Indonesia Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas&#xD;
Negeri Malang di Malang berupa laporan keuangan atas sepuluh sampel&#xD;
perusahaan yang bergerak di industri Food &amp; Beverage selama periode lima tahun&#xD;
yaitu 2010 – 2014. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi, sedangkan&#xD;
analisis data menggunakan analisis deskriptif dan kuantitatif. Teknik analisis data&#xD;
menggunakan analisis Du Pont System melalui penghitungan variabel-variabel&#xD;
dependen dan independen. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu:&#xD;
Return On Equity (ROE), Debt Ratio (DR) dan Return On Investment (ROI) yang&#xD;
merupakan hasil perkalian dari Net Profit Margin (NPM) dan Total Asset turn&#xD;
Over (TATO). Pengolahan data dengan tabulasi (Program Excel) dan analisa data.&#xD;
Hasil analisis menunjukkan bahwa setelah menganalisis laporan keuangan&#xD;
atas sepuluh sampel perusahaan yang bergerak di industri Food &amp; Beverage&#xD;
selama periode lima tahun yaitu 2010 – 2014, maka peneliti dapat menyimpulkan&#xD;
bahwa berdasarkan kriteria rata-rata industri perusahaan sejenis, Return On&#xD;
Investment (ROI) dan Return On Equity (ROE) selama tahun 2010 – 2014,&#xD;
menunjukkan bahwa PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) memiliki kinerja keuangan&#xD;
terbaik jika dibandingkan dengan perusahaan yang lain dalam industri sejenis. Hal&#xD;
ini dikarenakan PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) mampu menghasilkan laba yang&#xD;
tinggi dan cenderung meningkat selama periode penelitian. Pada posisi terendah&#xD;
dalam perolehan ROI dan ROE adalah PT Sekar Laut Tbk (SKLT). Hal ini&#xD;
dikarenakan PT Sekar Laut Tbk (SKLT) belum mampu menghasilkan laba yang&#xD;
tinggi dan cenderung menurun selama periode penelitian</summary>
    <dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Analisis Penerapan Sistem Activity Based Costing (Abc) Sebagai Dasar Penetapan Biaya Overhead Pabrik (Bop) Pada Usaha Konveksi Baboon T-Shirt Malang</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1327" />
    <author>
      <name>A, Caecilia Nindy Ayu Setyawati</name>
    </author>
    <id>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1327</id>
    <updated>2022-10-19T03:25:44Z</updated>
    <published>2016-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Analisis Penerapan Sistem Activity Based Costing (Abc) Sebagai Dasar Penetapan Biaya Overhead Pabrik (Bop) Pada Usaha Konveksi Baboon T-Shirt Malang
Authors: A, Caecilia Nindy Ayu Setyawati
Abstract: Tujuan penelitian yang dilakukan pada Baboon T-Shirt Malang untuk&#xD;
mengetahui besarnya biaya overherad yang dikeluarkan perusahaan dalam&#xD;
perhitungan harga pokok produksi berdasarkan Activity Based Costing System&#xD;
pada Baboon T-Shirt Malang. Perusahaan selama ini menggunakan metode&#xD;
Job Order Costing dan belum melakukan penggolongan biaya overhead sesuai&#xD;
dengan biaya aktivitas yang dikeluarkan pada setiap produksi sehingga harga&#xD;
pokok produksi serta profit yang didapat menjadi lebih rendah dari yang&#xD;
seharusnya.&#xD;
Berdasarkan hasil perhitungan harga pokok produksi yang digunakan&#xD;
perusahaan dengan penghitungan harga pokok produksi menggunakan activity&#xD;
based costing menunjukkan bahwa adanya selisih. Selisih yang terjadi&#xD;
disebabkan karena biaya overhead pabrik belum dibebankan sesuai dengan&#xD;
jumlah biaya setiap aktivitas produksi, dengan adanya penggolongan biaya&#xD;
berdasarkan unit cost driver maka perusahaan akan mengetahui besarnya biaya&#xD;
overhead yang dibebankan kepada setiap pesanan. Selisih dari penghitungan&#xD;
biaya overhead menggunakan activity based costing lebih besar sehingga&#xD;
overhead yang dibebankan perusahaan juga memengaruhi harga jual yang&#xD;
semakin mahal tetapi memberikan perolehan laba yang sebenanrnya.</summary>
    <dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Pengaruh Kualitas Pelayanan Karyawan Terhadap Kepuasan Nasabah Swamitra Usp Bukopin Kedawung</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1323" />
    <author>
      <name>Rinengga, Andre</name>
    </author>
    <id>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1323</id>
    <updated>2022-10-19T02:10:06Z</updated>
    <published>2016-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Pengaruh Kualitas Pelayanan Karyawan Terhadap Kepuasan Nasabah Swamitra Usp Bukopin Kedawung
Authors: Rinengga, Andre
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengalisa seberapa besar&#xD;
pengaruh kualitas pelayanan karyawan terhadap tingkat kepuasan yang dirasakan&#xD;
oleh nasabah yang menggunakan jasa Swamitra USP Bukopin Kedawung.&#xD;
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah&#xD;
metode observasi, wawancara, kuesioner, dan studi kepustakaan dengan&#xD;
menggunakan skala likert dan metode penentuan sampel yang digunakan adalah&#xD;
accidental sampling sebanyak 60 sampel. Metode analisis yang digunakan adalah&#xD;
metode regresi linear berganda (multi linear regression).&#xD;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang terdiri atas&#xD;
Reliability (X1), Assurance (X2), Empathy (X3), Tangible (X4), dan&#xD;
Responsiveness (X5) secara bersama-sama memiliki pengaruh yang positif. Di&#xD;
mana persamaan regresi:&#xD;
Y = 0.951+0.033X1+0.496X2+0.182X3+0.152X4+0.154X5&#xD;
Selain itu, dengan uji F dilihat bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh yang&#xD;
signifikan terhadap kepuasan nasabah dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000&#xD;
atau 0%. Namun berdasarkan uji parsial (t), semua variabel memiliki pengaruh&#xD;
yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan tingkat signifikan untuk&#xD;
Reliability sebesar 0,000 atau 0%, Assurance sebesar 0,000 atau 0%; Tangible&#xD;
sebesar 0,000 atau 0%, Emphaty 0,000 atau 0%, dan Responsiveness sebesar&#xD;
0,000 atau 0,0%.</summary>
    <dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Analisis Kinerja Keuangan Dengan Metode Pearls Pada Credit Union Mario Kecamatan Nusaniwe Ambon</title>
    <link rel="alternate" href="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1322" />
    <author>
      <name>Fenyapwain, Veronika Susan</name>
    </author>
    <id>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1322</id>
    <updated>2022-10-19T01:58:47Z</updated>
    <published>2016-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Analisis Kinerja Keuangan Dengan Metode Pearls Pada Credit Union Mario Kecamatan Nusaniwe Ambon
Authors: Fenyapwain, Veronika Susan
Abstract: Persaingan dalam bidang ekonomi semakin lama cenderung semakin ketat. Kondisi&#xD;
menimbulkan tingkat persaingan yang tinggi antara perusahaan yang satu dengan perusahaan&#xD;
lainnya. Oleh karena itu setiap perubahan yang terjadi harus diperhitungkan dan diantisipasi.&#xD;
Koperasi yang sering disebut juga “Credit Union” adalah organisasi yang berbasis&#xD;
pemberdayaan masyarakat. Credit Union bersifat independen, tidak ada campur tangan dari&#xD;
pemerintah atau perusahaan besar. Credit Union mempunyai ukuran standar dalam mengukur&#xD;
kinerja keuangan yaitu dengan menggunakan alat analisis PEARLS yang dikeluarkan oleh&#xD;
WOCCU (World Counciel Of Credit Union) yang merupakan suatu metode untuk menilai&#xD;
tingkat kesehatan yang dikembangkan dibidang pengembangan Credit Union.&#xD;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan analisis PEARLS sebagai&#xD;
pengukur kinerja keuangan pada Credit Union Mario Kecamatan Nusaniwe Ambon. Jenis&#xD;
penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data&#xD;
menggunakan penelitian lapangan dan penelitian kepustakan. Teknik pengumpulan dengan&#xD;
wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini&#xD;
didasarkan pada metode PEARLS.&#xD;
Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja keuangan Credit Union Mario&#xD;
berdasarkan analisis PEARLS selama 5 tahun dari tahun 2010 – 2014 dapat dinyatakan&#xD;
kinerja keuangan Credit Union Mario dapat dinilai baik. Terbukti dari nilai komponen&#xD;
PEARLS dalam kriteria yang baik (dibanding standar &gt; 75%). Ditinjau dari indikator&#xD;
PEARLS: Protection, Effective Financial Structure, Asset Quality, Rate Of Return On Cost,&#xD;
Liquidity dan Sign Of Growth.Maka masing-masing indikator menunjukan kinerja keuangan&#xD;
yang baik.</summary>
    <dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

