<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1890">
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1890</link>
    <description />
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1939" />
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1931" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-04-26T19:41:54Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1939">
    <title>Analisis Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu Untuk Perancangan Dimensi Saluran Drainase (Studi Kasus Jl. Ketintang Surabaya)</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1939</link>
    <description>Title: Analisis Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu Untuk Perancangan Dimensi Saluran Drainase (Studi Kasus Jl. Ketintang Surabaya)
Authors: Cruz, Adinico Da
Abstract: Saluran drainase yang berlokasi di Jalan Ketintang, Kecamatan Gayungan&#xD;
Surabaya Jawa Timur, dipengaruhi oleh keadaan geografis, rentan terhadap&#xD;
kerusakan akibat longsor dan banjir. Seiring dengan adanya curah hujan yang cukup&#xD;
tinggi saat bulan basah (Oktober – Januari), permasalahan genangan berupa banjir&#xD;
selalu timbul di daerah tersebut. Untuk meminimkan genangan banjir, maka perlu&#xD;
adanya perbaikan saluran (kapasitas) secara berkala pada periode tertentu. Pada&#xD;
kisaran bulan Agustus – Desember 2022 dilakukan perbaikan saluran dengan&#xD;
pemasangan saluran persegi fabrikasi menggunakan U/DITCH 150/150.&#xD;
Tujuan Skripsi ini adalah untuk mengetahui nilai debit banjir rancangan (Q)&#xD;
dan mendapatkan nilai dimensi saluran yang dapat menampung debit banjir&#xD;
rancangan pada kala ulang 5 tahun dan 10 tahun.&#xD;
Analisis dalam Skripsi ini berupa perolehan data curah hujan pada 3 (tiga)&#xD;
stasiun hujan yaitu stasiun hujan Perak 1, Perak 2 dan Juanda, data curah hujan&#xD;
menggunakan data tahun 2008 – 2022 (15 tahun), perhitungan debit rencana&#xD;
menggunakan metode Log Pearson Tipe III, uji data hujan menggunakan Smirnov&#xD;
Kolmogorof, intensitas hujan menggunakan model Mononobe, dan perhitungan&#xD;
debit banjir rancangan menggunakan Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu.&#xD;
Hasil analisis menunjukkan bahwa debit banjir rancangan yang diperoleh&#xD;
adalah sebesar 17,19 m&#xD;
3&#xD;
/det (kala ulang 10 tahun) dan dimensi saluran rencana&#xD;
diperoleh saluran persegi ukuran 1,325 m x 1,325 m. Hal ini sesuai dengan kapasitas&#xD;
saluran U/Ditch 150/150 yang dipasang sepanjang 945 meter dapat meminimalisir&#xD;
terjadinya genangan/banjir/luapan saluran di daerah tersebut karena saluran sudah&#xD;
diperbaiki dan kapasitas diperbesar.</description>
    <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1931">
    <title>Perencanaan Simpang Bersinyal Pada Persimpangan Jalan Bondowosoretawu, Malang Bidang Transportasi</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1931</link>
    <description>Title: Perencanaan Simpang Bersinyal Pada Persimpangan Jalan Bondowosoretawu, Malang Bidang Transportasi
Authors: Leoni, Anastasia Narisca
Abstract: Tingkat kemacetan yang tinggi merupakan salah satu penyebab permasalahan&#xD;
transportasi di Kota Malang. Secara umum permasalah tersebut kerap ditemui di&#xD;
setiap persimpangan yang ada di Kota Malang salah satunya adalah di&#xD;
persimpangan Jalan Bondowoso – Retawu. Salah satu penyebab kemacetan antara&#xD;
lain ketidakteraturan lalu lintas pada persimpangan tersebut yang merupakan&#xD;
persimpangan tak bersinyal. Karenanya dibutuhkan solusi yang dapat menjadi&#xD;
alternatif penyelesaian kendala kemacetan. Solusi yang ditawarkan berupa&#xD;
pengubahan tipe persimpangan menjadi bersinyal. Perencanaan simpang bersinyal&#xD;
berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Dari hasil&#xD;
perencanaan kinerja simpang bersinyal 2 fase layak diaplikasikan berdasarkan nilai&#xD;
Derajat Kejenuhan tetapi belum memenuhi ketentuan waktu siklus yang dianjurkan.&#xD;
Perencanaan simpang bersinyal 2 fase memperoleh waktu siklus = 134 dtk dengan&#xD;
pengaturan fase 1 = 58 dtk waktu hijau dan fase 2 = 68 dtk waktu hijau.</description>
    <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

