<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1893">
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1893</link>
    <description />
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/2232" />
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/2006" />
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1902" />
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1901" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-04-26T17:09:52Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/2232">
    <title>Mekanisme Kerja Tower Vertikal Hidroponik Menggunakan Water Pump Tipe Go-104</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/2232</link>
    <description>Title: Mekanisme Kerja Tower Vertikal Hidroponik Menggunakan Water Pump Tipe Go-104
Authors: Prawiro, Tri Sasongko Aldi
Abstract: Di saat ini banyak terjadi masalah dalam hal kebutuhan pangan yang semakin&#xD;
meningkat sedangkan kebutuhan lahan yang semakin menipis. Urban farming&#xD;
adalah sebuah konsep memindahkan pertanian konvensional menjadi pertanian&#xD;
perkotaan. Vertikal hidroponik adalah salah satu metode dalam budidaya&#xD;
menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah secara&#xD;
vertikal, dan untuk lebih menghemat tempat masyarakat bisa menggunakan&#xD;
konsep tower vertikal hidroponik dengan ujung water pump diberi alat pembagi&#xD;
aliran air dengan mengidentifikasi komponen yang digunakan pada tower vertikal&#xD;
hidroponik. Mekanisme cara kerja mesin tower vertikal hidroponik dengan proses&#xD;
awal memberi energi listrik terhadap water pump setelah water pump menyala&#xD;
kemudian air yang berada di galon penampung air akan di teruskan ke atas&#xD;
melalui pipa water pump kemudian air yang sudah sampai di atas akan di bagi&#xD;
dengan alat pembagi aliran air sehingga air dapat mengalir secara merata ke setiap&#xD;
sisi bagian netpot tanaman. Dari hasil dan pembahasan didapat (1) Identifikasi&#xD;
komponen tower vertikal hidroponik yaitu galon penampung air, water pump GO104, pipa water pump, pipa PVC, pembagi aliran air, netpot. (2) Hasil perhitungan&#xD;
tekanan water pump pada ketinggian pipa water pump 1,28 m dan kecepatan air&#xD;
0,8184 m/s didapat nilai tekanan air sebesar 12891,69 N/m2. Sedangkan debit airdengan data volume 500 ml dan waktu 3,6 s dihasilkan sebesar ml/s.</description>
    <dc:date>2023-07-28T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/2006">
    <title>Pengaruh Torsi Dan Daya Motor Roda Terhadap Kekuatan Mobile Robot Untuk Memindahkan Beban</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/2006</link>
    <description>Title: Pengaruh Torsi Dan Daya Motor Roda Terhadap Kekuatan Mobile Robot Untuk Memindahkan Beban
Authors: Dhancis, William
Abstract: Mobile Robot akan selalu membawa beban. Dalam penelitian ini peneliti mencari&#xD;
pengaruh dari beban tersebut terhadap torsi dan daya mobile robot dengan 4 motor&#xD;
penggerak berupa DC Gearbox Motor. Tujuan utama penelitian yaitu untuk&#xD;
mempermudah pencarian atau penggunaan motor dengan spesifikasi sesuai yang&#xD;
dibutuhkan. Penelitian dilakukan mulai dari uji pada DC Gearbox Motor secara&#xD;
individual, dan kemudian dilakukan pengujian pada mobile robot dengan 4 motor&#xD;
penggerak pada jalan datar dan juga jalan miring dengan spesifikasi kemiringan&#xD;
10%, 20%, 30% dan 40%. Hasil penelitian menunjukan beban maksimum yang&#xD;
dapat digerakkan oleh motor individual adalah 120g dengan daya maksimum&#xD;
sekitar 2.2 W dan torsi maksimum sebesar 0.05884 Nm. Beban maksimum yang&#xD;
mampu digerakkan oleh mobile robot pada jalan datar adalah 3500g dengan daya&#xD;
maksimum sekitar 8 W dan torsi maksimum sekitar 0.017 Nm. Kemiringan&#xD;
maksimum mobile robot adalah 40% atau 21.8o</description>
    <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1902">
    <title>Proses Pelapisan Aluminium 2025 Menggunakan Serbuk Karbon Dengan Waktu Penahanan 1 Jam, 45 Menit Dan 30 Menit Untuk Temperatur 600°C, 700°C Dan 800°C Menggunakan Metode Heat Treatment Bidang Material</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1902</link>
    <description>Title: Proses Pelapisan Aluminium 2025 Menggunakan Serbuk Karbon Dengan Waktu Penahanan 1 Jam, 45 Menit Dan 30 Menit Untuk Temperatur 600°C, 700°C Dan 800°C Menggunakan Metode Heat Treatment Bidang Material
Authors: Welafubun, Emilianus Cris
Abstract: Pelapisan aluminium di Indonesia menjadi salah satu bidang usaha yang mengalami&#xD;
peningkatan perkembangan dan kemajuan yang pesat mulai dari jenis pelapisan&#xD;
yang digunakan hingga hasil pelapisan yang juga bermacam-macam. Tujuan dari&#xD;
penelitian ini adalah mengetahui temperatur panas 600°C, 700°C, dan 800°C pada&#xD;
proses pelapisan aluminium menggunakan serbuk karbon dan mengetahui nilai&#xD;
kekerasan yang efektif pada temperatur 600°C, 700°C, dan 800°C. Jenis penelitian&#xD;
ini yaitu studi eksperimental dengan melakukan pendekatan secara kuantitatif serta&#xD;
data pengujian dibahas untuk mengetahui proses pelapisan aluminium&#xD;
menggunakan serbuk karbon pada permukaan aluminium serta metode yang&#xD;
digunakan untuk pelapisan aluminium yaitu metode heat treatment. Hasil pengujian&#xD;
kekerasan menunjukkan bahwa nilai kekerasan rata-rata tertinggi adalah pada&#xD;
temperatur 600°C sebesar 68,6 Hv dan nilai kekerasan rata-rata terendah adalah&#xD;
pada temperatur 800°C yaitu sebesar 51,7 Hv, hal ini disebabkan karena temperatur&#xD;
yang diberikan melebihi temperatur lebur aluminium yaitu 660°C dimana pada saat&#xD;
pembakaran dalam tungku pembakaran, pori-pori pada permukaan aluminium&#xD;
membuka semakin besar dan permukaan aluminium agak sedikit mencair sehingga&#xD;
karbon pensil yang menempel sebagian tergeser keluar dari permukaan aluminium&#xD;
sehingga mengakibatkan nilai kekerasannya menurun.</description>
    <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1901">
    <title>Pengaruh Variasi Mesh Campuran Arang Pinus Dan Arang Kopi Pada Temperatur Pembakaran 500°C Terhadap Nilai Karbon Dan Oksigen Yang Dihasilkan Briket Bidang Material</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/1901</link>
    <description>Title: Pengaruh Variasi Mesh Campuran Arang Pinus Dan Arang Kopi Pada Temperatur Pembakaran 500°C Terhadap Nilai Karbon Dan Oksigen Yang Dihasilkan Briket Bidang Material
Authors: Tunliu, Candra Megaputra
Abstract: Kebutuhan energi yang terus meningkat dan ketersediaan bahan bakar yang&#xD;
semakin berkurang akibat pencarian yang terus menerus memaksa manusia untuk&#xD;
mencari sumber energi baru yang terbarukan. Topik penelitian yang dilakukan&#xD;
tentang briket sebagai energi alternatif dengan memanfaatkan limbah yang dapat&#xD;
diperbaharui sebagai energi alternatif. Proses produksi briket Bioarang dari&#xD;
campuran arang pinus dan arang kopi biasanya melalui tahapan pembersihan,&#xD;
pengeringan, karbonisasi, jaring, pencampuran dan pembentukan. Perbandingan&#xD;
yang digunakan dalam penelitian ini adalah variasi mesh dan campuran arang&#xD;
pinus dan arang kopi. Mesh yang digunakan yaitu mesh 100, mesh 250 dan&#xD;
campuran komposisi arang kayu pinus dan arang kayu kopi yaitu 50:50, 30:70 dan&#xD;
70:30. Komposisi campuran arang kayu pinus dan arang kayu kopi menggunakan&#xD;
mesh 100 dan mesh 250, dihasilkan briket terbaik yaitu mesh 250 perbandingan&#xD;
arang kayu pinus dan arang kayu kopi 30:70 dan 70:30. Dibuktikan dari hasil&#xD;
pengujian SEM perbandingan 30:70 diperoleh nilai karbon 96.87% dan hasil&#xD;
pembakaran diperoleh lama pembakaran 194 menit, temperatur 348°C dan&#xD;
perbandingan 70:30 mesh 250 diperoleh lama pembakaran terlama yaitu 215&#xD;
menit dengan temperatur briket 326°C.&#xD;
Metode penelitian yang dipakai adalah analisa data berdasarkan data primer yang&#xD;
didapatkan dari hasil pengujian laboratorium.</description>
    <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

