<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/261">
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/261</link>
    <description />
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/267" />
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/266" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-04-24T16:41:34Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/267">
    <title>Analisis campuran serbuk arang karbon tempurung kelapa pada variasi komposisi tanah liat terhadap konduktivitas dan laju perpindahan kalor</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/267</link>
    <description>Title: Analisis campuran serbuk arang karbon tempurung kelapa pada variasi komposisi tanah liat terhadap konduktivitas dan laju perpindahan kalor
Authors: Dodi, Yulianus
Abstract: Karbon merupakan bahan padat hasil pembakaran atau pemanasan dari &#xD;
bahan-bahan yang mengandung unsur karbon seperti tempurung kelapa. Pada&#xD;
pengaplikasiannya karbon digunakan sebagai bahan untuk meningkatkan&#xD;
konduktivitas kalor karena sifatnya yang memiliki kemampuan hantar yang baik.&#xD;
Penelitian ini menggunakan bahan utama serbuk karbon dengan komposisi tetap&#xD;
sebanyak 4,5 gram dengan bahan campuran tanah liat dan air dengan variasi&#xD;
komposisi (1,5:3 ; 2,25:2,5 dan 4,5:1) pada tiap spesimen. Bahan campuran&#xD;
kemudian ditempatkan ke dalam wadah aluminium tipe 2025 dengan hasil tujuan&#xD;
untuk meningkatkan kapasitas dan laju aliran kalor pada aluminium tersebut.&#xD;
Data dari hasil pengujian didapatkan dengan cara memanaskan spesimen&#xD;
selama 30 menit pada kompor listrik berdaya 300 Watt dan data temperatur&#xD;
kemudian diukur menggunakan termokopel. Nilai rata-rata kenaikan temperatur&#xD;
pada kompor listrik sebesar 351°C dan 284°C pada spesimen (0) aluminium saja,&#xD;
sedangkan nilai rata-rata kenaikan temperatur yang diperoleh pada spesimen (1) =&#xD;
324°C, spesimen (2) = 320°C, dan spesimen (3) = 310°C.&#xD;
Spesimen dengan bahan campuran meningkatkan konduktivitas kalor pada&#xD;
spesimen. Laju kalor tertinggi pada spesimen 1 sebesar 7461,09 Watt dan 7365,24&#xD;
Watt pada spesimen 3. Kapasitas kalor yang dihasilkan spesimen 1 sebesar&#xD;
3859,14 J/Kg.°C sedangkan pada spesimen 3 sebesar 2387,36 J/Kg.°C. Nilai&#xD;
efesiensi tertinggi yang dihasilkan adalah 50% pada spesimen 1 sementara pada&#xD;
spesimen 3 sebesar 19%.</description>
    <dc:date>2019-07-06T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/266">
    <title>Analisis perbandingan campuran komposisi karbon, semen dan air terhadap laju konduktivitas panas, kapasitas kalor dan efisiensi kapasitas kalor</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/266</link>
    <description>Title: Analisis perbandingan campuran komposisi karbon, semen dan air terhadap laju konduktivitas panas, kapasitas kalor dan efisiensi kapasitas kalor
Authors: Lody, Andreas
Abstract: Karbon merupakan salah satu material yang cukup potensial untuk&#xD;
dikembangkan dalam bidang rekayasa material. Material karbon ada berbagai jenis&#xD;
allotrop (material bentuk karbon yang menyusun struktur ikatannya) diantaranya&#xD;
yaitu grafik, intan, black carbon dan Carbon Nano Tube (CNT). Material karbon&#xD;
mudah didapatkan dan memiliki konduktivitas yang tinggi.&#xD;
Pada penelitian ini, peneliti ingin memanfaatkan karbon dari tempurung&#xD;
kelapa yang sudah dipirolisis, kemudian dicampur dengan semen dan juga air&#xD;
sebagai bahan campuran, lalu dicetak menggunakan aluminium ukuran P 5 cm × L&#xD;
5 cm × T 0,2 cm&#xD;
kemudian di press menggunakan alat press, sehingga bahan&#xD;
campuran tersebut memenuhi seluruh ruang dan celah pada cetakan aluminium&#xD;
tersebut.&#xD;
Hasil dari peroses pencampuran karbon, semen dan air pada cetakan&#xD;
aluminium tipe 2025 menunjukan Laju panas yang dihasilkan pada setiap spesimen&#xD;
berbagai macam perbandingan. Laju kalor tertinggi dihasilkan oleh spesimen 1&#xD;
dengan komposisi karbon, semen dan air (4,5 :1,5 : 3,5) sebesar 7348,75 W diikuti&#xD;
dengan kapasitas kalor sebesar 2803,906 J/Kg°C dan persentase kapasitas kalor&#xD;
sebesar 31,223 %. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh perbandingan karbon&#xD;
terhadap semen. Semakin banyak perbandingan semen terhadap karbon makan laju&#xD;
panas yang dihasilkan semakin meningkat.</description>
    <dc:date>2019-07-06T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

