<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/262">
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/262</link>
    <description />
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/272" />
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/271" />
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/270" />
        <rdf:li rdf:resource="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/269" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-04-24T16:41:37Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/272">
    <title>Pengaruh jenis ragi dan lama fermentasi terhadap kualitas MOSPOF (Modified Sweet Potato Flour)</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/272</link>
    <description>Title: Pengaruh jenis ragi dan lama fermentasi terhadap kualitas MOSPOF (Modified Sweet Potato Flour)
Authors: Olo, Emerensia Susana
Abstract: Ayamurasaki adalah varietas ubi jalar berwarna ungu asal Jepang yang telah&#xD;
diusahakan secara komersial di beberapa daerah di Jawa Timur dengan potensi hasil&#xD;
15-20 ton/ha. Pengolahan tepung merupakan salah satu upaya pengawetan ubi jalar.&#xD;
Pengolahan tepung ini mempunyai banyak kelebihan yaitu: lebih luwes, dapat&#xD;
disimpan lebih lama. Pengolahan ubi jalar ungu menjadi tepung dapat meningkatkan&#xD;
kandungan protein, aktivitas antioksidan serta tekstur yang lebih halus, bila&#xD;
dibandingkan dengan tepung terigu dan tepung olahan lainnya. Namun proses&#xD;
pengolahan menyebabkan meningkatnya kecerahan tepung karena adanya&#xD;
penghilangan komponen warna, rusaknya pigmen atau larut dalam air. Mospof&#xD;
(modified sweet potato flour) merupakan tepung yang diproses menggunakan prinsip&#xD;
memodifikasi sel ubi jalar ungu secara fermentasi oleh mikroba seperti bakteri asam&#xD;
laktat yang mendominasi selama berlangsungnya fermentasi tersebut. Mospof&#xD;
memiliki karakteristik seperti tekstur yang lembut dan beraroma khas ubi jalar ungu&#xD;
fermentasi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis ragi, lama&#xD;
fermentasi serta interaksi antara keduanya terhadap sifat fisiko-kimia dan&#xD;
organoleptik mospof. Rancangan penelitian adalah Rancangan Faktorial 2 faktor&#xD;
disusun dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor I yang terdiri dari 2 level&#xD;
yaitu ragi roti dan ragi tempe, faktor II lama fermentasi yang terdiri dari 4 level yaitu&#xD;
lama fermentasi 12 jam, 24 jam, 36 jam dan 48 jam. Variabel pengamatan terdiri dari&#xD;
kadar protein, aktivitas antioksidan, intensitas warna (L, a*, b*), viskositas, kelarutan&#xD;
tepung, rendemen, organoleptik (aroma, tekstur dan warna). Perlakuan terbaik&#xD;
berdasarkan uji efektivitas de Garmo diperoleh pada perlakuan ragi tempe dan lama&#xD;
fermentasi 24 jam yaitu kadar protein 5,176%; aktivitas antioksidan 84,423%; tingkat&#xD;
kecerahan (L) 67,367; tingkat kemerahan (a*) 16,3; tingkat kekuningan (b*) 3,733;&#xD;
kelarutan tepung 3,973%;  viskositas 15 (dPas); rendemen 26,905%; dan uji&#xD;
organoleptik tingkat kesukaan panelis (skala 1-7) terhadap: warna, aroma dan tekstur&#xD;
berturut-turut 5,11; 5,44; dan 6,07.</description>
    <dc:date>2018-06-07T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/271">
    <title>Pengaruh varietas dan lama fermentasi terhadap kualitas kefir susu kacang tanah (Arachis hypogaea)</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/271</link>
    <description>Title: Pengaruh varietas dan lama fermentasi terhadap kualitas kefir susu kacang tanah (Arachis hypogaea)
Authors: Stella, Klaudia Maris
Abstract: Kefir merupakan salah satu produk fermentasi yang memiliki rasa, warna&#xD;
konsistensi yang menyerupai yogurt dan memiliki aroma khas yeast. Kacang tanah&#xD;
secara ekonomi menduduki urutan kedua setelah kacang kedelai. Sebagai bahan&#xD;
pangan kacang tanah memiliki manfaat gizi yang penting dalam nutirsi manusia&#xD;
yaitu protein tinggi, mineral dan asam lemak esensial seperti asam linoleat dan&#xD;
oleat. Susu kacang mengandung asam amino yang sangat tinggi hampir setara&#xD;
dengan kandungan protein susu hewani serta harganya relatif murah, varietas&#xD;
Hypoma 1 dan Singa merupakan varietas unggul yang dikeluarkan oleh&#xD;
BALITKABI. Pengolahan kefir menggunakan kacang tanah merupakan salah satu&#xD;
bentuk diversifikasi pangan dan bagi orang yang alergi terhadap laktosa (lactosa&#xD;
intolerance). Rancangan penelitian yang digunakan  yaitu Rancangan Faktorial (2&#xD;
faktor) disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor I adalah Varietas&#xD;
yang terdiri dari 2 level yaitu (Hypoma 1 dan Singa), Faktor II adalah Lama&#xD;
Fermentasi yang terdiri dari 3 level yaitu (21, 24, dan 27 jam), masing-masing&#xD;
perlakuan diulang 3 kali. Variabel pengamatan terdiri dari pH, total asam, kadar&#xD;
lemak, Total Plate Count (TPC), kadar alkohol, kadar protein, Texture Profile&#xD;
Analysis (TPA), organoleptik aroma, rasa dan tekstur. Dari hasil penelitian varietas&#xD;
dan lama fermentasi kefir susu kacang tanah yang dihasilkan perlakuan terbaik pada&#xD;
varietas Singa dengan lama fermentasi 24 jam yaitu total asam 6,43%, kadar&#xD;
alkohol 2,84%,  kadar protein 2,80%, Total Plate Count (TPC) 30,67 x 10&#xD;
dan&#xD;
Adhesiveness 1,324 g/s.</description>
    <dc:date>2018-06-05T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/270">
    <title>Pengaruh proporsi ubi jalar ungu (Ipomoea batatas Var. Aryamurasaki) dan kacang merah (Phaseolus vulgaris L) terhadap sifat kimia-fisik flakes</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/270</link>
    <description>Title: Pengaruh proporsi ubi jalar ungu (Ipomoea batatas Var. Aryamurasaki) dan kacang merah (Phaseolus vulgaris L) terhadap sifat kimia-fisik flakes
Authors: Ratnasari, Feronika Ratmi
Abstract: Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas Var. Ayamurasaki) atau ketela rambat&#xD;
yang semua bagian umbinya berwarna ungu. Kacang merah (Phaseolus vulgaris L)&#xD;
tergolong makanan nabati kelompok kacang polong (legume) dimana kacang merah&#xD;
mempunyai senyawa fungsional salah satunya antioksidan. Flakes diartikan sebagai&#xD;
makanan yang memiliki kadar air rendah dengan tekstur yang renyah dalam bentuk&#xD;
produk sarapan yang penyajiannya menggunakan susu cair sebagai pelengkap.&#xD;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proporsi ubi jalar ungu dan&#xD;
kacang merah terhadap sifat kimia-fisik flakes.&#xD;
Rancangan peneltian yang digunakan dalam percobaan ini adalah&#xD;
Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor proporsi ubi jalar ungu dan&#xD;
merah yang terdiri dari 5 level yaitu 90%:10%, 80%:20%, 70%:30%, 60%:40%,&#xD;
dan 40%:60%.&#xD;
 Proporsi ubi jalar dan kacang merah berpengaruh sangat nyata terhadap&#xD;
kadar protein, atribut warna L, a* berpengaruh nyata terhadap daya serap air, tekstur &#xD;
organoleptik warna, aroma, rasa, dan tekstur flakes. Sedangkan tidak berpengaruh&#xD;
nyata terhadap kadar air, aktivitas antioksidan dan atribut warna b*. perlakuan&#xD;
terbaik pada proporsi 40%:60% karena kadar air terendah (4,75%), kadar protein&#xD;
tertinggi (5,42%), aktivitas antioksidan tertinggi (79,18%), daya serap air terendah&#xD;
(48,46%), tekstur tertinggi (392,52%), dan warna L terendah (41,56%), warna a*&#xD;
terendah (14,30%), dan warna b* terendah (0,63%).  Disumpulkan bahwa pengaruh&#xD;
proporsi ubi jalar ungu dan kacang merah pada perlakuan 40%:60% dapat&#xD;
meningkatkan aktivitas antiksidan dan protein.</description>
    <dc:date>2018-01-18T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/269">
    <title>Pengaruh varietas dan lama fermentasi terhadap kualitas kefir susu kacang hijau (Vigna radiata L)</title>
    <link>https://repository.ukwk.ac.id/handle/123456789/269</link>
    <description>Title: Pengaruh varietas dan lama fermentasi terhadap kualitas kefir susu kacang hijau (Vigna radiata L)
Authors: Pate, Anastasia Rangga
Abstract: Kefir merupakan salah satu produk fermentasi yang memiliki rasa, warna dan&#xD;
konsistensi yang menyerupai yoghurt dan memiliki aroma khas yeasty (seperti tape).&#xD;
Kacang-kacangan telah digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat susu yang&#xD;
dikenal sebagai susu nabati. Susu kacang mengandung asam amino yang hampir setara&#xD;
dengan kandungan asam amino susu sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku&#xD;
pengganti susu hewani dalam fermentasi. Pengolahan kefir menggunakan kacang hijau&#xD;
merupakan salah satu bentuk diversifikasi pangan dan bagi orang yang alergi terhadap&#xD;
laktosa (lactosa intolerance). Varietas Vima 1 dan Vima 2 merupakan Varietas lokal&#xD;
yang dikembangkan di Balitkabi. Lama Fermentasi merupakan faktor penting pada&#xD;
proses pembuatan kefir. Lama Fermentasi menyebabkan perubahan kualitas kimia dan&#xD;
organoleptik kefir. Rancangan penelitian adalah Rancangan Faktorial 2 faktor disusun&#xD;
dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor 1 yang terdiri dari 2 level yaitu&#xD;
Varietas Vima 1 dan Varietas Vima 2, faktor II lama fermentasi yang terdiri dari 3 level&#xD;
yaitu lama fermentasi 21 jam, 24 jam dan 27 jam. Variabel pengamatan terdiri dari&#xD;
Kadar Alkohol, Total asam, pH, Total Plate Count (TPC), Texture Profile Analysis&#xD;
(TPA), Kadar Protein, Kadar Lemak, Organoleptik Aroma, Organoleptik Tekstur,&#xD;
Organoleptik Rasa. Berdasarkan hasil  penelitian perlakuan terbaik diperoleh pada&#xD;
Varietas Vima 1 dengan lama fermentasi 24 jam yaitu Kadar Alkohol 3,82%; Total&#xD;
Asam 6,35%; pH 3,25; Total Plate Count (TPC) 2339,0 x 10&#xD;
CFU/mL; Texture Profile&#xD;
Analysis (TPA) 8.939.962,47 g/s; Kadar Protein 2,38%; Kadar Lemak 4,84%;&#xD;
Organoleptik Aroma 4,81; Organoleptik Tekstur 4,64; Organoleptik Rasa 5,01.</description>
    <dc:date>2018-06-06T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

